Pawitikra CATHOLIC Students

WELCOME & GOD BLESS YOU ALWAYS

Selamat Datang di Blog ini bersama R. Slamet Widiantono ------**------ TUHAN MEMBERKATI -----* KASIH ITU MEMBERIKAN DIRI BAGI SESAMA -----* JANGAN LUPA BAHAGIA -----* TERUS BERPIKIR POSITIF -----* SALAM DOA -----* slammy

Kamis, 09 Juli 2026

Materi 7.1 KATOLIK

Berikut materi Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas VII SMP dengan topik "Aku Pribadi yang Unik" yang disusun sesuai semangat Kurikulum Merdeka.

MATERI PEMBELAJARAN

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti

Kelas VII SMP

Topik: Aku Pribadi yang Unik

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menyadari bahwa setiap manusia diciptakan Allah secara unik dan istimewa.

  2. Mengenali kelebihan dan kekurangan diri sebagai anugerah Tuhan.

  3. Mengembangkan rasa syukur atas diri sendiri.

  4. Menghargai perbedaan yang dimiliki setiap orang.

  5. Menunjukkan sikap percaya diri dan saling menghormati.


A. Pengantar

Setiap manusia memiliki wajah, karakter, bakat, minat, dan pengalaman hidup yang berbeda. Tidak ada seorang pun yang benar-benar sama dengan orang lain, bahkan anak kembar sekalipun.

Keunikan tersebut bukanlah kebetulan, melainkan merupakan karya Allah yang penuh kasih. Allah menciptakan setiap manusia menurut gambar dan rupa-Nya sehingga setiap pribadi memiliki martabat yang luhur.

Sebagai anak-anak Allah, kita dipanggil untuk menerima diri sendiri, mengembangkan potensi yang dimiliki, serta menghargai keunikan orang lain.


B. Kisah Inspiratif

Sidik Jari yang Berbeda

Tahukah kalian bahwa tidak ada dua orang di dunia yang memiliki sidik jari yang sama?

Walaupun miliaran manusia hidup di bumi, setiap orang mempunyai sidik jari yang berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa Allah menciptakan setiap manusia secara istimewa.

Begitu pula dengan bakat, kemampuan, sifat, dan cita-cita kita. Ada yang pandai menyanyi, olahraga, berhitung, menggambar, berbicara di depan umum, ataupun membantu teman. Semua itu adalah karunia Tuhan.


C. Sabda Tuhan

Kejadian 1:27

"Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka."

Makna:

  • Setiap manusia memiliki martabat yang sama.

  • Semua orang berharga di hadapan Allah.

  • Tidak boleh merendahkan diri sendiri maupun orang lain.


Mazmur 139:13-14

"Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib."

Makna:

  • Kita diciptakan secara luar biasa.

  • Kita patut bersyukur atas kehidupan yang Tuhan berikan.

  • Setiap orang memiliki kelebihan yang perlu dikembangkan.


D. Makna Aku Pribadi yang Unik

Aku pribadi yang unik berarti:

  • Aku memiliki identitas yang berbeda dari orang lain.

  • Aku mempunyai bakat dan kemampuan yang khas.

  • Aku juga memiliki kelemahan yang perlu diperbaiki.

  • Aku dicintai Allah apa adanya.

  • Aku dipanggil untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Keunikan bukan berarti merasa paling hebat, tetapi menyadari bahwa Tuhan memberikan kemampuan yang berbeda agar kita saling melengkapi.


E. Mengenali Diri Sendiri

Setiap orang mempunyai:

Kelebihan

Contoh:

  • Rajin belajar

  • Sopan

  • Pandai menggambar

  • Pandai bermain musik

  • Mudah berteman

  • Jujur

  • Disiplin

Kekurangan

Contoh:

  • Pemalu

  • Kurang percaya diri

  • Mudah marah

  • Malas belajar

  • Sulit mengatur waktu

Kelebihan harus dikembangkan, sedangkan kekurangan perlu diperbaiki dengan usaha dan doa.


F. Menghargai Keunikan Orang Lain

Sebagai murid Kristus kita diajak untuk:

  • Tidak mengejek teman.

  • Tidak membanding-bandingkan diri.

  • Menghormati perbedaan.

  • Membantu teman yang mengalami kesulitan.

  • Bersyukur atas karunia masing-masing.

Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk saling melengkapi.


G. Refleksi

Renungkan pertanyaan berikut:

  1. Apa kelebihan yang Tuhan berikan kepadaku?

  2. Apa kelemahan yang ingin kuperbaiki?

  3. Sudahkah aku bersyukur atas diriku?

  4. Bagaimana aku menghargai teman yang berbeda denganku?


H. Aktivitas Pembelajaran

Aktivitas 1 – Mengenal Diri

Tuliskan:

Kelebihanku

Kekuranganku

Hal yang ingin kukembangkan


Aktivitas 2 – Pohon Potensi

Gambarlah sebuah pohon.

  • Akar: nilai-nilai yang kamu miliki.

  • Batang: sifat baikmu.

  • Daun: bakatmu.

  • Buah: cita-citamu.

Presentasikan hasilnya di depan kelas.


Aktivitas 3 – Diskusi Kelompok

Diskusikan:

Mengapa Allah menciptakan manusia berbeda-beda?

Apa akibatnya jika semua orang memiliki kemampuan yang sama?


I. Sikap yang Dikembangkan

Peserta didik diharapkan memiliki sikap:

  • Bersyukur.

  • Percaya diri.

  • Rendah hati.

  • Menghargai sesama.

  • Peduli terhadap teman.


J. Rangkuman

  • Allah menciptakan setiap manusia secara unik dan istimewa.

  • Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan.

  • Keunikan adalah anugerah Tuhan yang harus disyukuri.

  • Kita dipanggil untuk mengembangkan potensi diri.

  • Kita harus menghargai dan menghormati perbedaan orang lain.


K. Evaluasi

A. Pilihan Ganda

1. Manusia diciptakan menurut...
a. keinginan manusia
b. gambar dan rupa Allah
c. kemampuan manusia
d. kehendak teman

Jawaban: b


2. Sikap yang benar terhadap teman yang memiliki kemampuan berbeda adalah...
a. mengejek
b. iri hati
c. menghargai
d. menghindari

Jawaban: c


3. Keunikan setiap manusia merupakan...
a. kebetulan
b. anugerah Allah
c. hasil usaha sendiri
d. kesalahan

Jawaban: b


4. Mazmur 139 mengajarkan bahwa manusia diciptakan...
a. biasa saja
b. secara dahsyat dan ajaib
c. sama semua
d. tanpa tujuan

Jawaban: b


5. Kekurangan diri sebaiknya...
a. disembunyikan
b. disyukuri dan diperbaiki
c. diabaikan
d. ditertawakan

Jawaban: b


B. Uraian

  1. Jelaskan mengapa setiap manusia disebut unik!

  2. Sebutkan tiga kelebihan yang kamu miliki!

  3. Mengapa kita harus menghargai perbedaan?

  4. Apa pesan Kejadian 1:27 bagi kehidupanmu?

  5. Tuliskan satu tindakan nyata yang akan kamu lakukan untuk mengembangkan potensi yang Tuhan berikan.


Doa Penutup

Allah Bapa yang Mahakasih, kami bersyukur karena Engkau menciptakan kami secara unik dan istimewa. Bantulah kami untuk menerima diri kami apa adanya, mengembangkan segala bakat yang telah Engkau anugerahkan, serta menghargai setiap teman sebagai ciptaan-Mu yang berharga. Semoga kami bertumbuh menjadi pribadi yang penuh kasih, percaya diri, dan membawa kebaikan bagi sesama. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

Materi ini digunakan untuk 2 × 40 menit pembelajaran di kelas VII SMP dan selaras dengan pendekatan Kurikulum Merdeka, yang menekankan pembelajaran aktif, reflektif, serta penguatan karakter Kristiani.

SILABUS VII SMPN 2 PANDAK

 

SILABUS

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti

Satuan Pendidikan             : SMP Negeri 2 Pandak
Kelas/Fase                            : VII / Fase D
Tahun Pelajaran                 : 2026/2027
Penyusun                             : Rogatianus Slamet Widiantono

Capaian Pembelajaran (CP) Fase D

Pada akhir Fase D, peserta didik mampu mengenal dan menghayati identitas dirinya sebagai citra Allah, membangun relasi yang baik dengan Allah, sesama, dan alam ciptaan, serta menghidupi ajaran Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari sebagai anggota Gereja dan masyarakat.

SemesterMateri PokokTujuan PembelajaranAlokasi Waktu
GanjilAku Pribadi yang Unik
Menyadari bahwa setiap manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah serta memiliki martabat yang luhur.6 JP
GanjilBertumbuh Menjadi Pribadi DewasaMengembangkan sikap percaya diri, tanggung jawab, dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.6 JP
GanjilAllah Berkarya dalam Hidup ManusiaMengenal karya Allah dalam sejarah keselamatan dan kehidupan pribadi.6 JP
GanjilYesus Kristus Sahabat SejatiMeneladani sikap dan tindakan Yesus dalam kehidupan sehari-hari.9 JP
GanjilHidup MenggerejaMemahami makna Gereja sebagai persekutuan umat Allah dan berpartisipasi aktif di dalamnya.6 JP
GanjilPenilaian Sumatif SemesterEvaluasi pembelajaran.3 JP
GenapKitab Suci Pedoman HidupMemahami pentingnya Kitab Suci sebagai Sabda Allah.6 JP
GenapLiturgi dan SakramenMenghayati makna liturgi dan sakramen dalam kehidupan Gereja.6 JP
GenapHidup Bermoral KristianiMengembangkan hati nurani dan mengambil keputusan yang benar.9 JP
GenapPersaudaraan dan ToleransiMenghargai perbedaan dan membangun kerukunan dalam masyarakat yang majemuk.6 JP
GenapMenjaga Keutuhan CiptaanMewujudkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai ciptaan Allah.6 JP
GenapPenilaian Sumatif Akhir TahunEvaluasi pembelajaran.3 JP

Strategi Pembelajaran

  • Deep Learning

  • Problem Based Learning (PBL)

  • Project Based Learning (PjBL)

  • Discovery Learning

  • Diskusi kelompok

  • Refleksi Kitab Suci

  • Presentasi

  • Bermain peran (role play)

  • Proyek kepedulian sosial dan lingkungan

Asesmen

  • Asesmen diagnostik

  • Asesmen formatif

  • Asesmen sumatif

  • Penilaian proyek

  • Portofolio

  • Observasi sikap

  • Unjuk kerja

  • Refleksi peserta didik

Sumber Belajar

  • Alkitab

  • Katekismus Gereja Katolik

  • Buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti SMP Kurikulum Merdeka Fase D

  • Dokumen Gereja Katolik

  • Video pembelajaran

  • Lingkungan sekolah, keluarga, dan Gereja

Profil Lulusan yang Diharapkan

Peserta didik mampu:

  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

  • Menghayati dirinya sebagai citra Allah.

  • Memiliki karakter jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan peduli.

  • Menghargai keberagaman dan membangun toleransi.

  • Berpartisipasi aktif dalam kehidupan Gereja dan masyarakat.

  • Menjadi pelajar yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, dan bergotong royong sesuai Profil Pelajar Pancasila.

Bantul, Tahun Pelajaran 2026/2027

Penyusun,

Rogatianus Slamet Widiantono
Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
SMP Negeri 2 Pandak

SILABUS VIII SMPN 2 PANDAK

 

SILABUS

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti

Satuan Pendidikan             : SMP Negeri 2 Pandak
Kelas/Fase                             : VIII / Fase D
Tahun Pelajaran                 : 2026/2027
Penyusun                             : Rogatianus Slamet Widiantono

Capaian Pembelajaran (CP) Fase D

Pada akhir Fase D, peserta didik mampu menghayati iman kepada Yesus Kristus secara lebih dewasa, memahami karya keselamatan Allah dalam Gereja, mengembangkan kehidupan moral Kristiani, serta menunjukkan sikap kasih, keadilan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan.

SemesterMateri PokokTujuan PembelajaranAlokasi Waktu
GanjilAllah Menyelamatkan ManusiaMemahami sejarah keselamatan Allah dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.6 JP
GanjilYesus Kristus Sang PenyelamatMeneladani hidup, karya, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus.9 JP
GanjilRoh Kudus Menghidupkan GerejaMemahami peran Roh Kudus dalam kehidupan Gereja dan umat beriman.6 JP
GanjilGereja sebagai Sakramen KeselamatanMenghayati tugas Gereja dalam mewartakan Kerajaan Allah.6 JP
GanjilHidup dalam PersekutuanMengembangkan semangat persaudaraan, pelayanan, dan gotong royong.6 JP
GanjilPenilaian Sumatif SemesterEvaluasi pembelajaran.3 JP
GenapMoral Kristiani dalam KehidupanMengambil keputusan berdasarkan hati nurani yang benar.9 JP
GenapSakramen sebagai Tanda Kasih AllahMemahami makna sakramen dalam kehidupan Gereja.6 JP
GenapAjaran Sosial GerejaMenunjukkan kepedulian terhadap keadilan, perdamaian, dan kesejahteraan bersama.6 JP
GenapDialog dan ToleransiMenghargai keberagaman agama, budaya, dan suku sebagai anugerah Tuhan.6 JP
GenapMerawat Ciptaan AllahMenerapkan gaya hidup yang peduli terhadap lingkungan hidup.6 JP
GenapPenilaian Sumatif Akhir TahunEvaluasi pembelajaran.3 JP

Strategi Pembelajaran

  • Deep Learning

  • Problem Based Learning (PBL)

  • Project Based Learning (PjBL)

  • Discovery Learning

  • Diskusi kelompok

  • Studi Kitab Suci

  • Refleksi iman

  • Presentasi

  • Bermain peran (role play)

  • Proyek pelayanan dan aksi sosial

Asesmen

  • Asesmen diagnostik

  • Asesmen formatif

  • Asesmen sumatif

  • Penilaian proyek

  • Portofolio

  • Unjuk kerja

  • Observasi sikap

  • Refleksi peserta didik

Sumber Belajar

  • Alkitab

  • Katekismus Gereja Katolik

  • Buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti SMP Kurikulum Merdeka Fase D

  • Dokumen Gereja Katolik

  • Ensiklik Laudato Si'

  • Media pembelajaran digital dan lingkungan sekitar

Profil Lulusan yang Diharapkan

Peserta didik mampu:

  • Menghayati iman Katolik dalam kehidupan sehari-hari.

  • Meneladani Yesus Kristus dalam perkataan dan perbuatan.

  • Memiliki karakter jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan peduli.

  • Mengembangkan semangat persaudaraan dan toleransi.

  • Berpartisipasi aktif dalam kehidupan Gereja, sekolah, dan masyarakat.

  • Menjadi Pelajar Pancasila yang beriman, bernalar kritis, kreatif, mandiri, dan bergotong royong.

Bantul, 7 Juli 2026

Penyusun,



Rogatianus Slamet Widiantono
Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
SMP Negeri 2 Pandak

SILABUS IX SMPN 2 PANDAK

Silabus Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti merupakan acuan dalam penyelenggaraan proses pembelajaran yang disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran dan ketentuan kurikulum yang berlaku. 

Silabus ini memuat tujuan pembelajaran, materi pokok, kegiatan pembelajaran, asesmen, alokasi waktu, serta sumber belajar yang dirancang secara sistematis agar peserta didik berkembang secara utuh dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. 

Melalui pembelajaran Pendidikan Agama Katolik, peserta didik diharapkan semakin mengenal dan menghayati iman akan Yesus Kristus, mengamalkan nilai-nilai Injil dalam kehidupan sehari-hari, serta bertumbuh menjadi pribadi yang beriman, berkarakter, peduli terhadap sesama, menghargai keberagaman, dan bertanggung jawab sebagai warga Gereja maupun warga negara.

SILABUS

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti

Satuan Pendidikan             : SMP Negeri 2 Pandak
Kelas/Fase                            : IX / Fase D
Tahun Pelajaran                 : 2026/2027
Penyusun                             : Rogatianus Slamet Widiantono

Capaian Pembelajaran (CP) Fase D

Pada akhir Fase D, peserta didik mampu menghayati imannya secara dewasa, memahami panggilan hidup sebagai murid Kristus, menghayati ajaran sosial Gereja, serta menerapkan nilai-nilai Injil dalam kehidupan pribadi, keluarga, Gereja, sekolah, dan masyarakat yang majemuk.

SemesterMateri PokokTujuan PembelajaranAlokasi Waktu
GanjilPanggilan Hidup sebagai Murid KristusMemahami panggilan hidup sebagai murid Yesus dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari.6 JP
GanjilMengikuti Yesus dalam Kehidupan Sehari-hariMeneladani Yesus dalam menghadapi tantangan hidup dan mengambil keputusan yang benar.6 JP
GanjilGereja di Tengah DuniaMemahami tugas Gereja dalam mewartakan Injil, melayani, dan membangun perdamaian.6 JP
GanjilAjaran Sosial GerejaMenghayati nilai keadilan, solidaritas, kesejahteraan bersama, dan penghormatan terhadap martabat manusia.9 JP
GanjilMenjadi Garam dan Terang DuniaMenunjukkan kesaksian hidup Kristiani melalui sikap dan tindakan nyata.6 JP
GanjilPenilaian Sumatif SemesterEvaluasi pembelajaran.3 JP
GenapEtika Pergaulan RemajaMengembangkan sikap bertanggung jawab dalam pergaulan sesuai nilai-nilai Kristiani.6 JP
GenapTanggung Jawab terhadap Kehidupan dan LingkunganMenunjukkan kepedulian terhadap sesama dan kelestarian ciptaan Allah.6 JP
GenapHidup Beriman dalam Masyarakat MajemukMengembangkan sikap toleransi, dialog, dan kerja sama lintas agama dan budaya.6 JP
GenapPersiapan Menjadi Pribadi DewasaMempersiapkan diri menjadi pribadi yang beriman, berkarakter, dan bertanggung jawab dalam melanjutkan pendidikan.9 JP
GenapRefleksi Perjalanan ImanMerefleksikan pertumbuhan iman selama belajar di SMP dan menyusun komitmen hidup Kristiani.6 JP
GenapPenilaian Sumatif Akhir TahunEvaluasi akhir pembelajaran.3 JP

Strategi Pembelajaran

  • Deep Learning

  • Problem Based Learning (PBL)

  • Project Based Learning (PjBL)

  • Discovery Learning

  • Diskusi kelompok

  • Studi kasus

  • Refleksi Kitab Suci

  • Presentasi

  • Bermain peran (role play)

  • Proyek pelayanan dan aksi sosial

Asesmen

  • Asesmen diagnostik

  • Asesmen formatif

  • Asesmen sumatif

  • Penilaian proyek

  • Portofolio

  • Observasi sikap

  • Unjuk kerja

  • Refleksi diri

Sumber Belajar

  • Alkitab

  • Katekismus Gereja Katolik (KGK)

  • Buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti SMP Kurikulum Merdeka Fase D

  • Dokumen Konsili Vatikan II

  • Ensiklik Laudato Si' dan Fratelli Tutti

  • Media pembelajaran digital

  • Lingkungan sekolah, keluarga, Gereja, dan masyarakat

Profil Lulusan yang Diharapkan

Peserta didik mampu:

  • Memiliki iman Katolik yang dewasa dan menjadi saksi Kristus.

  • Mengembangkan karakter jujur, disiplin, tanggung jawab, dan peduli.

  • Menghargai keberagaman serta membangun persaudaraan sejati.

  • Mengamalkan ajaran sosial Gereja dalam kehidupan sehari-hari.

  • Siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan bekal iman, moral, dan karakter yang kuat.

  • Menjadi Pelajar Pancasila yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bernalar kritis, kreatif, mandiri, bergotong royong, dan berkebinekaan global.

Bantul, 10 Juli 2026

Penyusun,


Rogatianus Slamet Widiantono
Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
SMP Negeri 2 Pandak

Kamis, 02 Juli 2026

ATP CP KLS IV SD

 

Berikut Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IV SD (Fase B) yang dapat disesuaikan dengan buku PEDES dan Kurikulum Merdeka.

ATP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IV SD

Elemen Tujuan Pembelajaran (TP) Alokasi Waktu
Allah Berkarya dalam Kehidupan Manusia Peserta didik memahami bahwa Allah senantiasa menyertai dan memelihara kehidupan manusia, serta menunjukkan sikap syukur atas anugerah-Nya. 8 JP
Kitab Suci Peserta didik mengenal kisah tokoh-tokoh Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru serta meneladani iman dan ketaatan mereka dalam kehidupan sehari-hari. 10 JP
Yesus Kristus Peserta didik memahami karya dan ajaran Yesus tentang kasih, pengampunan, dan pelayanan, serta menerapkannya dalam kehidupan di rumah, sekolah, dan masyarakat. 12 JP
Gereja Peserta didik memahami Gereja sebagai persekutuan umat Allah dan menunjukkan sikap aktif dalam kehidupan menggereja sesuai usia mereka. 8 JP
Liturgi dan Sakramen Peserta didik mengenal makna doa, tahun liturgi, dan sakramen sebagai sarana rahmat Allah dalam kehidupan umat beriman. 8 JP
Moral Kristiani Peserta didik membiasakan hidup jujur, bertanggung jawab, disiplin, peduli, menghargai sesama, menjaga ciptaan Tuhan, dan menjadi pembawa damai. 12 JP
Dialog dengan Sesama Peserta didik menghargai keberagaman agama, budaya, dan suku serta membangun persaudaraan dalam semangat kasih Kristus. 8 JP

Capaian Pembelajaran Akhir Kelas IV

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  • Menghayati kasih dan penyelenggaraan Allah dalam kehidupan.
  • Meneladani tokoh-tokoh Kitab Suci dan Yesus Kristus.
  • Berpartisipasi dalam kehidupan Gereja sesuai usia.
  • Menghayati doa dan liturgi sebagai ungkapan iman.
  • Menerapkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari.
  • Menghargai keberagaman dan membangun hidup rukun dengan semua orang.

ATP ini dapat dikembangkan menjadi ATP lengkap satu tahun (Semester 1 dan Semester 2) yang memuat tujuan pembelajaran per bab, materi, kegiatan pembelajaran, asesmen, dimensi Profil Pelajar Pancasila, dan Profil Pelajar Katolik sesuai buku PEDES Kelas IV SD.

TP 2 SD

 

Berikut Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas II SD berdasarkan pendekatan Kurikulum Merdeka (PEDES/Penerbit Erlangga Digital Education System atau dapat disesuaikan dengan buku yang digunakan di sekolah).

ATP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas II SD

Elemen Tujuan Pembelajaran Materi Pokok
Allah Mengasihi Manusia Peserta didik mengenal dirinya sebagai anak yang dikasihi Allah dan mampu menunjukkan rasa syukur melalui doa dan perbuatan baik. Aku Dicintai Allah, Bersyukur kepada Allah
Yesus Kristus Peserta didik mengenal kehidupan Yesus sejak masa kanak-kanak serta meneladani sikap-Nya dalam keluarga dan sekolah. Yesus Bertumbuh, Yesus Taat kepada Maria dan Yusuf
Gereja Peserta didik mengenal Gereja sebagai keluarga Allah dan menunjukkan sikap senang terlibat dalam kehidupan menggereja. Gereja Keluargaku, Anggota Gereja, Kegiatan di Gereja
Liturgi Peserta didik memahami makna doa, tanda salib, dan perayaan liturgi sederhana sesuai tahun liturgi. Doa Harian, Tahun Liturgi, Misa Kudus
Kitab Suci Peserta didik mengenal beberapa kisah Kitab Suci yang menunjukkan kasih Allah dan mampu mengambil teladan hidup. Penciptaan, Gembala yang Baik, Yesus Mengasihi Anak-anak
Moral Kristiani Peserta didik membiasakan hidup jujur, disiplin, bertanggung jawab, suka menolong, serta mengampuni sesama. Kejujuran, Kasih, Tolong-menolong, Memaafkan
Dialog dengan Sesama Peserta didik menghargai teman yang berbeda agama, suku, dan budaya sebagai wujud kasih Allah. Hidup Rukun, Menghargai Perbedaan

Capaian Akhir Fase A (Kelas II)

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  • Mensyukuri kasih Allah dalam kehidupan sehari-hari.
  • Meneladani Yesus dalam sikap taat, jujur, dan penuh kasih.
  • Mengenal Gereja sebagai keluarga Allah.
  • Membiasakan doa dan ikut serta dalam perayaan iman.
  • Menghidupi nilai-nilai Kristiani di rumah, sekolah, dan lingkungan.

ATP ini dapat dikembangkan menjadi ATP lengkap satu tahun (Semester 1 dan Semester 2) yang memuat tujuan pembelajaran per bab, alokasi waktu, profil lulusan, dimensi Profil Pelajar Pancasila, serta asesmen, sesuai buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti PEDES Kelas II SD.

Jumat, 26 Juni 2026

100 Soal CCA

 

Berikut 20 tebakan/kuis Kitab Suci Pendidikan Agama Katolik. 

Tebakan Kitab Suci

  1. Siapakah orang pertama dalam Alkitab yang disebut "penuh dengan Roh Allah" karena memiliki keahlian membuat berbagai karya seni?

    • Jawaban: Bezaleel (Kel. 31:1–5).
  2. Kitab apakah yang hanya memiliki satu pasal tetapi berisi nubuat tentang kehancuran Edom?

    • Jawaban: Kitab Obaja.
  3. Siapakah hakim Israel yang kidal dan berhasil membunuh Raja Eglon?

    • Jawaban: Ehud (Hak. 3:15–30).
  4. Siapakah perempuan yang menjadi hakim sekaligus nabi di Israel?

    • Jawaban: Debora (Hak. 4–5).
  5. Dalam Perjanjian Baru, siapa murid yang menggantikan Yudas Iskariot?

    • Jawaban: Matias (Kis. 1:26).
  6. Siapakah yang membangkitkan seorang anak muda bernama Eutikhus setelah jatuh dari lantai tiga?

    • Jawaban: Rasul Paulus (Kis. 20:7–12).
  7. Kitab apakah yang tidak pernah secara eksplisit menyebut nama Allah?

    • Jawaban: Kitab Ester.
  8. Siapakah imam yang membesarkan Samuel di Bait Allah?

    • Jawaban: Imam Eli.
  9. Siapakah ayah Yohanes Pembaptis?

    • Jawaban: Zakharia.
  10. Di kota manakah para murid pertama kali disebut "orang Kristen"?

    • Jawaban: Antiokhia (Kis. 11:26).
  11. Siapakah nabi yang melihat roda-roda penuh mata dalam penglihatannya?

    • Jawaban: Yehezkiel.
  12. Siapakah raja yang menulis di dinding dengan kata-kata "Mene, Mene, Tekel, Ufarsin"?

    • Jawaban: Raja Belsyazar (Dan. 5).
  13. Berapa jumlah kitab dalam Kanon Kitab Suci Katolik?

    • Jawaban: 73 kitab.
  14. Siapakah murid yang membawa Natanael kepada Yesus?

    • Jawaban: Filipus (Yoh. 1:43–46).
  15. Kitab manakah yang berisi kisah Tobit, Tobia, dan Malaikat Rafael?

    • Jawaban: Kitab Tobit.
  16. Siapakah perempuan yang mempertaruhkan hidupnya untuk menyelamatkan bangsanya dari Holofernes?

    • Jawaban: Yudit.
  17. Siapakah orang yang dipaksa memikul salib Yesus?

    • Jawaban: Simon dari Kirene.
  18. Siapakah orang yang memanjat pohon ara untuk melihat Yesus?

    • Jawaban: Zakheus.
  19. Kitab terakhir dalam Perjanjian Lama menurut Kanon Katolik adalah...

    • Jawaban: Kitab Makabe II.
  20. Dalam Injil Yohanes, mukjizat pertama yang dilakukan Yesus adalah...

    • Jawaban: Mengubah air menjadi anggur di Kana (Yoh. 2:1–11).

Kuis ini cukup menantang karena memadukan pengetahuan tentang Kitab Suci, kitab-kitab Deuterokanonika, sejarah keselamatan, dan tokoh-tokoh Alkitab, sehingga sesuai digunakan untuk guru Pendidikan Agama Katolik dalam kegiatan pelatihan, rekoleksi, atau lomba cerdas cermat.

Materi 9.6 Katolik

  MATERI PEMBELAJARAN Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX SMP Negeri 2 Pandak Materi: Etika Pergaulan Remaja Satuan Pendidika...